Hukum seorang wanita yang suci dari haidhnya sebelum fajar, namun ia baru bersuci setelah Maghrib

27-3-2019 | IslamWeb

Pertanyaan:

Pada bulan Ramadhan yang lalu masa haidh saya telah berakhir sebelum fajar. Kemudian saya makan sahur dan berniat puasa. Sepanjang hari darah haidh saya pun sudah tidak mengalir lagi, dan saya menyelesaikan puasa saya hingga Maghrib. Dan saya belum bersuci kecuali setelah Maghrib. Apakah puasa sayapada hari itu sah?

Jawaban:

Segala puji bagi Allah. Shalawat serta salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah, beserta keluarga dan para shahabat beliau.

Jika darah haidh itu berhenti sebelum terbit fajar, maka puasa Anda hari itu sah. Pada saat darah haidh telah berhenti, sebenarnya Anda wajib untuk bersuci agar dapat menunaikan shalat. Maka dari itu Anda wajib mengqadha shalat Maghrib dan Isya' jika darah haidh Anda berhenti sebelum fajar dan masih ada waktu untuk mandi dan mengerjakan dua shalat itu. Selain itu, Anda juga wajib mengqadha shalat Shubuh, Dhuhur, dan Ashr, yang Anda tinggalkan pada hari itu, serta bertaubat kepada Allah atas dosa tersebut, yaitu sengaja mengakhirkan shalat. Adapaun jika darah haidh berhenti sesudah terbit fajar, maka puasa Anda pada siang harinya tidak sah dan wajib mengqadhanya. Wallâhu a`lam. 

www.islamweb.net